Hari Tanpa Bayangan Tepat Tanggal 21 Maret 2018

Hari Tanpa Bayangan Tepat Tanggal 21 Maret 2018

Matahari akan berada tepat di atas

Hari Tanpa Bayangan Tepat Tanggal 21 Maret 2018, tahu gak pada besok hari kita yang tinggal di negara Indonesia akan mengalami fenomena tersebut dimana terjadinya perubahan iklim yang terjadi inilah makanya terjadi pergeseran matahari yang posisinya tetap pada jam 12 siang akan berada diatas negara kita atau terjadi karena Bumi beredar mengitari matahari pada jarak 150 juta kilometer dengan periode sekitar 365 hari . saya sendiri sudah mengalami beberapa hari ini cuaca di siang hari jakarta terasa panas sekali apalagi puncaknya nanti tanggal 21 Maret 2018 , adalah merupakan hari dimana jika kita berada diluar kita tidak akan menemukan banyangan kita karena matahari akan berada tepat di luar.Fenomena ini akan kita bisa rasakan apabila besok pada tanggal tersebut cuacanya akan sangat cerah dan tidak mendung, karena kalau mendung pastinya kita tidak akan merasakan hal tersebut, 

Di dunia internasional, fenomena semacam ini disebut dengan Zero Shadow Day atau Hari Bayangan Kosong dan hanya terjadi  dua kali saja dalam setahun dan  Kota besar yang mengalami peristiwa ini termasuk adalah India, Sydney, Cape Town, Cairo, Roma, Sao Paolo, Santiago de Chile, Hong Kong dan Los Angeles.Hanya saja, waktu hari tanpa bayangan akan berbeda antara  kota yang satu dengan kota lainnya. Dimana  Bumi mengelilingi Matahari dalam garis edar yang berbentuk lonjong dan miring 23,4 derajat terhadap bidang equator Bumi.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN)  juga tengah memprediksikan bahwa fenomena pada siang hari tanpa bayangan itu akan terjadi di beberapa kota dan itu terjadi pada bulan Maret, April, September dan Oktober tahun 2018 ini,Sejumlah kota yang bakal mendapatkan fenomena tersebut di antaranya adalah Pontianak, Kalimantan Barat dan Denpasar, Bali. Tapi untuk objek seperti pohon rindang tetap akan memiliki bayangan,namun  ada dampak yang bakal terjadi dalam fenomena itu. Di antaranya, matahari akan lebih terik dibandingkan solstice atau saat matahari berada di titik paling utara dan paling selatan.

Jadi mari kita saksikan besok bersama-sama peristiwa alam ini dan kita buktikan bersama apakah informasi dari LAPAN dan dunia internasional ini terbukti kebenarannya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares
var proto = document.location.protocol, host = "whatshelp.io", url = proto + "//static." + host; var s = document.createElement('script'); s.type = 'text/javascript'; s.async = true; s.src = url + '/widget-send-button/js/init.js'; s.onload = function () { WhWidgetSendButton.init(host, proto, options); }; var x = document.getElementsByTagName('script')[0]; x.parentNode.insertBefore(s, x); })();
error: Content is protected !!